JiFFest Traveling 2010 SOLO May 23, 2010
Posted by matakaca in diskusi, festival, film, film pendek, komunitas, pemutaran, Uncategorized, video.Tags: jiffest
trackback
Jadwal Lengkap JiFFest Traveling 2010 Solo
Jumat, 30 Mei 2010 – Gedung Kesenian Solo
Jam 15.00
#JSDC Short Fiction
TRAFFIC JAM
Tam Notosusanto. Indonesia. 2008. Drama. 15 menit. Bahasa Indonesia.
Jalanan kota besar. Mobil-mobil terjebak dalam macet. Enam orang yang terperangkap dalam kungkungan sepeda motor dan kendaraan-kendaraan lain mulai merasa geram dan gelisah. Lalu satu per satu kejadian mulai bermunculan.
THE LAST BELIEVER
Tumpal Tampubolon. Indonesia. 2006. Drama. 11 menit. Bahasa Indonesia.
Seorang anak percaya bahwa dengan menjadi vampire, dia bisa menyembuhkan adiknya yang sakit.
POSITIVE +
Astu Prasidya & Utawa Tresno. Indonesia. 2006. Drama. 8 menit. Bahasa Indonesia.
Setelah mengetahui dirinya hamil, seorang anak perempuan harus menghadapi bencana lain: tindakan kedua orangtuanya.
THE ANNIVERSARIES
Sutradara: Ariani Darmawan. Indonesia. 2006. Drama. 10 menit. Bahasa Indonesia.
Potret hubungan suami-istri yang monoton, di mana setiap perayaan ulang tahun perkawinan, mereka selalu bertengkar di dalam elevator.
THE VISIT
Sutradara: Erwin Indrawan. Indonesia. 2008. Drama. 15 menit. Bahasa Indonesia.
Setelah 17 tahun, Yosef kembali ke kampung halamannya, dan bertemu Maria, teman masa kecilnya. Pertemuan dengan Maria membuka sebuah misteri yang tidak pernah disangka sebelumnya.
Jam 17.30
LETTERS TO THE PRESIDENT
Petr Lom. Iran. 2009. Dokumenter. 74 menit. Persian (dengan teks terjemahan Bahasa Inggris)
Setiap tahun hampir 10 juta warga Iran mengirim surat kepada sang Presiden Mahmoud Ahmadinejad dengan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Walaupun popularitasnya mulai berkembang, kebijakan populis sang presiden belum benar-benar terbukti karena masih banyak warga Iran yang hidup dalam kemiskinan. Petr Lom, sang sutradara, adalah orang asing satu-satunya yang mendapatkan izin untuk mengikuti presiden dalam beberapa perjalanannya ke berbagai daerah di Iran.
Jam 19.00
*OPENING CEREMONY
Jam 20.00
MUALLAF
Yasmin Ahmad. Malaysia. 2008. Drama. 80 menit. English / Malay / Cantonese (dengan teks terjemahan Bahasa Inggris untuk bagian yang tidak berbahasa Inggris).
Brian kehilangan kepercayaan pada agama sejak berusia 12 tahun saat ia dipermalukan ayahnya sendiri, seorang pemeluk Katolik yang taat. Selama mengajar di sekolah, ia bertemu dua gadis kakak-beradik yang sering membaca ayat-ayat Al-Qur’an, dan mendapatkan sebuah pemahaman yang sederhana tentang Islam. Perjalanan hidup mereka tidak akan pernah sama lagi.
Sabtu, 29 Mei 2010 – Gedung Kesenian Solo & Balai Tawangarum Balaikota Surakarta
Jam 9.30
DISKUSI – di Balai Tawangarum Balaikota Surakarta
Jam 12.30
THREE MONKEYS
Nuri Bilge Ceylan. Turkey. 2008. Drama. 109 menit. Turkish (dengan teks terjemahan bahasa Inggris).
Ceylan memfokuskan film ini pada empat karakter; sepasang suami istri dan anak lakilaki mereka ditambah atasan sang suami. Ia ingin menunjukkan bagaimana keluarga tersebut berjuang untuk tetap hidup dengan berpura-pura buta, tuli dan bodoh dalam menghadapi masalah-masalah yang normalnya akan menghancurkan hidup mereka.
Jam 15.00
THE YEAR MY PARENTS WENT ON VACATION
Petr Lom. Iran. 2009. Dokumenter. 74 menit. Persian (dengan teks terjemahan Bahasa Inggris)
Setiap tahun hampir 10 juta warga Iran mengirim surat kepada sang Presiden Mahmoud Ahmadinejad dengan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Walaupun popularitasnya mulai berkembang, kebijakan populis sang presiden belum benar-benar terbukti karena masih banyak warga Iran yang hidup dalam kemiskinan. Petr Lom, sang sutradara, adalah orang asing satu-satunya yang mendapatkan izin untuk mengikuti presiden dalam beberapa perjalanannya ke berbagai daerah di Iran.
Jam 17.30
DAYS OF GLORY
Rachid Bouchareb. France/Morocco/Algeria/Belgium. 2006. 128 menit. French/Arabic (dengan teks terjemahan bahasa Indonesia).
Tahun 1944, pasukan tentara Afrika Utara bertempur atas nama Perancis di Perang Dunia II. Meskipun mendapat perlakuan semena mena, pasukan ini terus bertahan, meskipun perang menyisakan luka yang mendalam.
Jam 19.00
WELCOME MUSIC
Jam 20.00
THE FALL
Tarsem Singh. India/UK/USA. 2006. Adventure/Drama/Fantasy. 117 menit. English.
Los Angeles, tahun 1920-an. Roy Walker, seorang stunt-man, dirawat di rumah sakit menyusul kecelakaan di lokasi pembuatan film. Di sana dia berteman dengan pasien lain bernama Alexandra, seorang imigran dari Eropa Timur. Roy mulai bercerita tentang kisah lima pahlawan dari berbagai penjuru dunia kepada Alexandra, dengan harapan Alexandra mau memberinya morfin untuk membuatnya terlelap. Saat cerita terus bergulir, Roy mulai tidak mampu membedakan antara dunia nyata dan imajinasi ciptaannya, sehingga membuatnya semakin jatuh terpuruk dalam kesengsaraan.
Minggu, 30 Mei 2010 – Gedung Kesenian Solo
Jam 11.00
TAKVA
Özer Kiziltan. Turkey/Germany. 2006. Drama. 96 menit. Turkish (dengan teks terjemahan bahasa Inggris).
Muharrem hidup sederhana dengan menjalani ajaran Islam yang taat. Tantangan baru datang saat dia ditugaskan menjadi penagih hutang di masjid tempat Muharrem bekerja. Tidak siap menghadapi dunia luar, Muharrem takut bahwa Tuhan telah mengabaikan segala permintaan sekaligus perasaannya.
Jam 13.00
#Think Act Change
SARUNG PETARUNG
Jason Iskandar & M. Adiartha Kusuma. Indonesia. 15 menit
Remaja saling mempertanyakan di antara mereka tentang kegunaan kondom dan kenyataan bahwa kini pendidikan seks sangat dibutuhkan untuk menghindarkan dari berbagai dampak buruk seks yang tidak sehat,seperti penularan virus HIV yang mengancam kaum muda. Jawaban jujur dan reaksi spontan mencoba membuka pikiran bahwa sudah saatnya membicarakan kondom untuk menemukan jawaban.
UTOPIA
Joan Kartini Rossi, Analia Sekartaji & M. Rezky Afriza. Indonesia. 9 menit
Jakarta adalah kota yang megah dan metropolis namun, dua hal tersebut hanya identik dengan berdirinya ruang-ruang beton. Padahal Jakarta juga sangat membutuhkan Ruang Terbuka Hijau.
MENGAPA HARUS DIAM
Ridho agung N, M Reggi H. Indonesia. 17 menit
Film ini menceritakan tentang budaya diam kaitannya dengan penanganan kasus KDRT. Karena Faktanya, merebaknya kasus KDRT ini disebabkan oleh budaya diam . Untuk itu dalam film ini kami berharap agar masyarakat tidak mebudayakan budaya diam.
YANG BAIK KO KALAH
Putu Harum Bawa. Indonesia. 12.04 menit
SMA Negeri 3 Denpasar, sebuah lembaga pendidikan yang berdiri sejak tahun 1977. Pada waktu itu SMA ini memiliki sebuah larangan menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah bagi siswanya. Namun ketika larangan itu menginjak 30 tahun, dengan terpaksa larangan tersebut dihapuskan. Tetapi dibalik runtuhnya tradisi bersepada tersebut, masih ada seorang siswi yang masih menggunakan sepeda.
MEREKA KUATKAN AKU
I Dewa Ayu Diah. Indonesia. 12 menit 19 detik
Tidak semua keluarga mau menerima kenyataan ketika anggota keluarganya terkena HIV/AIDS. Ikha yang tertular virus HIV dari suaminya yang telah meninggal ini, beruntung memiliki keluarga yang mau menerima keberadaannya. Keluarga ii yang menjadi kekuatan bagi ikha untuk memulai hidup baru dan mampu memperoleh pengalaman yang membanggakan.

LOVE THAN LEAVE
Anastasia Praditha, Ketty Tresianah, Mia Amalina. Indonesia. 15 menit 32 detik
Cinta, cinta dan cinta. Yakin itu modal yang kita bawa dalam suatu hubungan? So, bagaimana bisa cinta, cinta dan cinta menjawab mirisnya KDRT dan KDP? LOVE THEN LEAVE Sebutan apakah cinta hingga membawa kita tetap tinggal? Membiarkan “violence against woman” berlalulalang bagai berita basi?
Jam 15.00
BABI BUTA YANG INGIN TERBANG
Edwin. Indonesia. 2008. Drama. 77 menit. Bahasa Indonesia.
Sebuah cerita tentang Linda dan orang-orang di sekitarnya yang memiliki agendanya masing-masing. Di tengah suasana perkotaan Indonesia yang dihiasi oleh ketegangan rasial, film ini memperlihatkan kegelisahan yang dialami oleh mereka yang terlahir dengan identitas tertentu.
Jam 16.30
cin(T)a
Sammaria Simanjuntak. Indonesia. 2009. Drama.79 menit. Bahasa Indonesia.
Cina adalah seorang mahasiswa keturunan China dan Batak. Anisa adalah seorang mahasiswi keturunan Jawa dan seorang muslim. Dengan kuasa Tuhan, mereka bertemu dalam sebuah keadaan yang tidak disangka-sangka. Tuhan mencintai mereka berdua, tapi mereka tidak bisa saling mencintai karena masing-masing memanggil Tuhan dengan nama yang berbeda.
Jam 19.00
*WELCOME MUSIC
Jam 20.00
*THE 10 CONDITION OF LOVE + LOCAL FILM
**Acara ini gratis dengan menggunakan undangan yang bisa diambil di Gedung Kesenian Solo, Solopos, Solo Radio, Kopma UNS, Kopma UMS, dan Ganeps.






















Bagi yang butuh translate software yang anti online untuk kerjaan anda bisa klik link saya nih….